Warning: Undefined property: WP_Error::$slug in /home/u135066735/domains/sultengtv.com/public_html/wp-content/themes/kibaran/header.php on line 275
Sertifikasi Kompetensi Pemandu Wisata Paralayang Kegiatan Sertifikasi Coffee Roastery Wisata Kepulauan Togean Pemprov Sulteng Anugerahkan Keterbukaan Informasi Publik 2025, Wagub Tekankan Transparansi sebagai Fondasi Pelayanan PERKUAT USAHA MIKRO, DINAS KOPERASI & UKM BANGGAI GELAR PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN LIVE PEMBUKAAN MTQ KE-XIX TINGKAT KABUPATEN PARIGI MOUTONG – SULTENG TAHUN 2025

Desa Wisata

Wisata Kepulauan Togean

badge-check


					Wisata Kepulauan Togean Perbesar

WISATA – Kepulauan Togean ditetapkan salah satu dari 50 Destinasi Pariwisata Nasional (DPN) sebagai citra Indonesian’s Newest Ecotourism Destination dan masuk kedalam 88 Kawasan Stategis Pariwisata Nasional (KSPN). Kepulauan Togean memiliki fungsi utama pariwisata dan memiliki potensi untuk pengembangan pariwisata nasional yang mempunyai pengaruh penting dalam beberapa aspek seperti, konservasi sumber daya alam, pendidikan dan penelitian serta perberdayaan sosial ekonomi budaya.

Kepulauan Togean memiliki beragam daya tarik seperti daya tarik alam, budaya dan juga minat khusus. aktifitas yang dapat dilakukan ketika berwisata di Kepulauan Togean seperti menikmati pantai pasir putih, berswafoto, menyelam, berenang, memancing, aktifitas sosial masyarakat, dan banyak hal lainnya yang berhubungan dengan alam dan budaya.

Kepulauan Togean merupakan salah satu bagian ekosistem terumbu karang penting dari coral triangle yang meliputi wilayah Indonesia, Philipina, Malaysia, Papua Nugini, Jepang dan Australia. Terumbu karang di Kepulauan Togean kaya akan keanekaragaman hayati laut dengan 4 tipe terumbu karang : karang tepi (fringing reef), karang penghalang (barrierreef), karang tompok (patch reef), dan karang cincin (atoll).

Di kawasan perairan Kepulauan Togean terdapat habitat berbagai biota laut, berupa 262 jenis terumbu karang (di antaranya endemis (Acropoda togeanensis), 596 jenis ikan (di antaranya endemis (Paracheilinus togeanensis dan Ecsenius sp), 555 moluska, dan jenis langka lainnya, seperti kima raksasa (Tridacna gigas), kima sisik (Tridacna squamosa); penyu hijau (Chelonia mydas); penyu sisik (Eretmochelys imbricata); lola (Trochus niloticus); dugong (Dugong); kuda laut (Hippocampus Waleananus); paus pilot.

Sementara di kawasan darat kepulauan, dijumpai jenis-jenis biota darat yang dilindungi dan endemis, seperti rusa (Cervus timorensis), monyet togean (Macaca togeanus), biawak togean ( Varanus salvator togeanesis), dan jenis langka seperti kuskus beruang (Phalanger ursinus), tarsius (Tarsius spectrum), babirusa (Babyrousa babirussa), ketam kenari (Birgus latro), 97 jenis burung, 363 jenis flora antara lain meranti (Shorea sp.), kayu besi (Intsia bijuga), palapi (Heritiera sp.), 33 jenis tumbuhan bakau, berbagai jenis amfibi, dan reptil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sertifikasi Kompetensi Pemandu Wisata Paralayang

8 Mei 2026 - 14:33 WIB

Kegiatan Sertifikasi Coffee Roastery

8 Mei 2026 - 14:31 WIB

10 Tempat Wisata di Sigi: Dekat dari Palu, Murah, dan Menarik Dikunjungi

3 Oktober 2025 - 12:04 WIB

Pelatihan Pemandu Wisata Ahli Madya untuk Tingkatkan Kompetensi

12 Mei 2025 - 10:45 WIB

Pesona Kuliner Khas Sulawesi Tengah

12 Mei 2025 - 10:42 WIB

Trending di Pariwara